
Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis
Disebut juga bengkire (Aceh), bongkoreyon (Batak), mangkiroi (Minangkabau), anggrung (Jawa), don kuroy (Sunda). Sifat tumbuhan anggrung belum diketahui, tetapi beberapa bahan kimia yang terkandung dalam anggrung, di antaranya saponin, flavonoid, dan polifenol. Efek farmakologis yang dimiliki oleh anggrung adalah sebagai antidiare dan antispasmodik.
Khasiat
Bagian Tumbuhan yang Digunakan dan Pemanfaatannya Bagian daun anggrung dapat dimanfaatkan untuk mengobati beberapa penyakit sebagai berikut :
1. Batuk
Cuci bersih 10 g daun anggrung segar lalu rebus dengan 2-3 gelas air selama 25 menit. Setelah dingin, saring, buat menjadi 2 gelas, lalu minum saat pagi dan sore hari.Tambahkan jeruk nipis dan madu secukupnya saat minum ramuan ini.
2. Diare
Cuci bersih 8 g daun segar, campur dengan 2 gelas air, lalu rebus. Setelah 25 menit, saring, dan buat menjadi 2 gelas. Minum 2 kali sehari di waktu pagi dan sore hari masing-masing 1 gelas.
3. Masuk angin, nyeri perut dan disentri
Cuci bersih 5 g akar, campur dengan 2 gelas air, lalu rebus. Setelah 25 menit, dinginkan rebusan, lalu saring dan buat menjadi 2 gelas. Minum 2 kali sehari di waktu pagi dan sore hari masing-masing 1 gelas.
Gemuk itu sumber penyakit – info Cara diet cepat dan alami 5-15kg/60 hari
Leave a Reply